Trip ke Negeri Laskar Pelangi

Aku pun hanya terdiam dan terkagum-kagum ketika pertama kali turun dari elf dan menyaksikan indahnya pantai Tanjung Tinggi.
Dalam hatiku mengucapkan puji syukur dan rasa kagum pada Sang Khalik dan betapa beruntungnya aku memiliki tanah air yang begitu indah.

Belitung..dari pesawat pun sudah dapat kami saksikan keindahan pulau ini, cuaca pagi itu begitu cerah. Di antara keindahan itu, tampak juga banyak kolam-kolam bekas penambangan timah yang berserakan tak terurus. Sayang aku tidak duduk di samping jendela pesawat sehingga tidak bisa mengambil gambar pemandangan itu.

Menurutku tidak ada salahnya menambang timah, toh ini untuk kepentingan dan kelangsungan hidup manusia, tapi yang salah adalah saat keserakahan yang mengambil alih dan keegoisan yang dikedepankan sehingga keseimbangan pun rusak.

Trip ke Belitung ini di organized oleh teman-teman dari XL Adventure Club dan ini merupakan kali kedua aku mengikuti program mereka. Trip pertama adalah hiking ke gunung gede,  yang merupakan salah satu moment paling penting yang memperkenalkan arti dan serunya ‘backpacker’ bagiku. Semua jempol dehh buat XL Adventure, ditunggu trip2 seru berikutnya 🙂

Kami berangkat menggunakan penerbangan pertama hari jumat itu, boleh dibilang semuanya berjalan lancar dan mulus sampai ke Belitung.

Jemputan pun sudah siap dan setelah memastikan semuanya lengkap, kami langsung berangkat dan mengikuti rundown yang sudah disiapkan panitia, pertama-tama adalah “welcoming meal” meminjam istilah dari Mba Lisa, guide kami, sangat tepat karena perut sudah sangat lapar rasanya.
Tampaknya rumah makan ini sangat terkenal, buktinya hampir semua yang makan disana adalah orang-orang yang sepenerbangan dengan kami, bahkan pake ngantri dulu 😀 menu utamanya ‘mie belitung’

Sehabis makan, langsung menuju lokasi syuting film laskar pelangi..waktu itu belum tahu namanya apa, pokoknya ikut saja. Lumayan jauh juga jaraknya, sekitar 1 jam lamanya perjalanan.
Waktu elf yang kami tumpangi mulai memasuki daerah tujuan, mulai terlihat keindahan pesisir pantai dengan lautnya yang jernih dan gugusan batu-batu raksasa yang gagah berdiri disana, entah sejak kapan.

Tanjung tinggi, itulah nama tempat tujuan kami siang itu yang merupakan tempat syuting film laskar pelangi dan sang pemimpi. Aku hanya bisa memandang penuh takjub dan tak hentinya mengucapkan syukur dan pujian pada Sang Khalik, sungguh indah benar tempat itu, sungguh indahnya negeriku. Panas terik dan rasa lelah karna kurang tidur tidak menyurutkan semangatku dan teman-teman untuk mengeksplorasi Tanjung Tinggi, shutter.   kameraku pun tak henti-hentinya ku tekan untuk mengabadikan keindahan tempat itu.

Dari Tanjung Tinggi, kami melanjutkan perjalanan ke Tanjung Kelayar, makan siang sudah menunggu di sana. Kami masih sempat mengeksplorasi tempat ini sebelum bertolak ke pulau kepayang (pulau babi) yang menjadi tempat penginapan kami selama di belitung.
Tanjung Kelayar tidak jauh dari Tanjung Tinggi, hanya sekitar 20-30 menit perjalanan dengan elf dan tempat ini juga tidak kalah indahnya dibanding Tanjung Tinggi


Setelah perjalanan sekitar 30 menit, kami pun sampai di pulau kepayang.
Kami saling berkenalan dengan teman-teman dari LSM konservasi koral yang merupakan host kami di pulau itu.
Setelah kenalan dan briefing singkat mengenai beberapa hal, beberapa dari kami langsung bersiap-siap untuk hunting foto disekitaran pulau.


Malam itu, kami menikmati indahnya langit belitong yang bertaburan bintang, bulanpun sedang penuh, lengkaplah rasanya kenikmatan di hari pertama di belitong, tak lupa tentunya untuk mengabadikan momen malam itu, tentu jauh dari apa yang sebenarnya

Esoknya pagi-pagi benar sebagian besar dari kami sudah bangun dan ingin mengabadikan momen matahari terbit di pulau kepayang, maklumlah karena banyak peserta yang hobinya fotografi.

Sayang mataharinya tertutup awan karena cuaca agak mendung pagi itu, namun menjelang agak siang langit terlihat cerah sekali walaupun di bagiannya lain terlihat mendung

Hari ini kami akan keliling ke pulau-pulau di sekitar pulau kepayang dan acara yang ditunggu-tunggu, berbasah-basah ria, snorkeling dan menanam karang, yang mana host-nya adalah teman-teman dari LSM untuk konservasi karang dan kekayaan laut lainnya yang bermarkas di pulau kepayang, jadi berwisata sambil berinvestasi untuk semakin indah dan kayanya laut kita.

Perjalanan pertama hari ini adalah pengunjungi pulau lengkuas, pulau ini sangat mencolok sekali karena ada mercusuar yang berdiri megah disana, tidak main-main, mercusuar ini sudah ada sejak jaman sebelum kita merdeka, saat kita masih dijajah belanda

Mari kita lihat lebih dekat Pulau ini dengan icon Mercusuar nya

Kalau dari atas, seperti inilah pemandangannya

Mercusuar ini sampai 19 tingkat dan harus menggunakan tangga yang penuh karat yang sudah berumur seratus tahun lebih (sejak 1882), seperti inilah pemandangan di dan dari lantai paling atas

Cukup lelah juga berjalan naik turun 19 lantai, apalagi aku tidak memakai sendal, karat-karat terasa lengket dan menempel di telapak kaki, cukup lama juga menghilangkannya karena seingatku sampai malamnya masih ada sisa-sisanya.

Setelah sekitar 2 jam di pulau ini, kami pun bersiap untuk kembali ke pulau kepayang untuk makan siang dan istirahat sejenak sebelum kami lanjutkan untuk snorkeling dan menanam karang. Tapi sebelumnya, kami sempatkan mampir di pulau kepayang kecil (pulau babi kecil)

Karena selama pagi – siang kondisi laut belum pasang, kapal kami harus ‘parkir’ di bagian ujung pulau kepayang lainnya dan harus jalan menuju ke cottage, bisa lewat bibir pantai ataupun jalan setapak diantara pepohonan kelapa

Sisi pulau tempat ‘parkir’ kapal ini sangat dekat dengan pulau kepayang kecil

Sorenya kami langsung menuju tempat menanam karang, sayang kameraku tidak bisa underwater jadi tidak bisa mengabadikan momen itu, masing-masing karang dibuat tag nama kami masing-masing dan bagi yang bisa menyelam kurang-lebih 2-3 meter bisa menempatkan sendiri karang tersebut di tempat yang sudah disiapkan.

Setelah menanam karang dan snorkeling disekitar terumbu karang hasil budidaya teman-teman dari Kelompok Peduli Lingkungan Belitung, kami menuju pulau tukong. Ada pelangi waktu kami merapat di pulau ini

Selama kurang lebih 2 jam, kami bermain-main air di pulau ini, teluknya sangat tenang dan dangkal dengan dasar pasir dan semacam tanah yang lembut, cocok untuk tempat belajar berenang dan snorkeling

Sayang cuaca mending dan akhirnya hujan, kami pun kembali ke Pulau Kepayang.

Malamnya kami mengadakan bbq, menu ikan bakar dan sayur cumi, benar-benar tepat waktunya makan besar setelah lelah bermain seharian. Kami pun bernyayi dan lucu-lucuan sampai larut malam dan semuanya istirahat setelah genset dimatikan.

Dini hari hujan turun dan diperparah angin yang bertiup kencang, dingin sekali rasanya karena banyak diantara kami yang tidur di teras pendopo, tidur benar-benar terganggu malam itu.

Paginya setelah sarapan dan bersih-bersih, kami segera bersiap untuk meninggalkan pulau dan kembali ke Belitung karena pesawat kami akan take off siang ini. Sebelum meninggalkan tempat ini, harus diabadikan dulu momen terakhir disana

Sebelum ke Bandara, kami menyempatkan diri untuk berburu oleh-oleh khas belitung di toko yang direkomendasikan Mba Lisa, guide kami

Akhirnya, selesailah sudah trip ke Negeri Laskar Pelangi ini.. sangat menyenangkan berada di Pulau ini, sangat dimanjakan dengan pemandangan yang luar biasa indah.. dan tentunya teman-teman dan host yang sangat menyenangkan. Kata teman disana masih banyak banget tempat yang bagus-bagus yang selama trip ini tidak sempat dijelajahi, hmm, artinya.. mari kesana lagi 😀

Advertisements
This entry was posted in Traveling. Bookmark the permalink.

6 Responses to Trip ke Negeri Laskar Pelangi

  1. Tedi bharata says:

    Really awesome pictures and stories, Untung. I wish i could be in the team.
    Looking forward to read your next big adventures.

    • untung09 says:

      Yupp.. really a wonderful trip, you should come to Belitong one day bro
      I am also looking forward for another trip.. will post the story in this blog 🙂

  2. juventuswisnu says:

    bagus sekali foto2nya…btw apa bisa saya copy gambarnya untuk kepentingan promo ke luar negeri…banyak teman2 saya yang ingin melihat pantai seperti ini..terima kasih

    • untung09 says:

      thanks untuk apresiasinya, tapi kalau dilihat langsung jauh lebih indah loh 🙂
      boleh kalau mau gunakan foto saya kalau bisa membantu mengenalkan keindahan belitong dan sekitarnya..selama tidak digunakan untuk komersial, feel free saja..hanya tolong cantumkan copyright-nya saja sebagai penanda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s