Reef Check UK (RCUK)

Kalo ingat chat dengan teman sebelum berangkat jadi ketawa-ketawa sendiri.. “Hahh, mau ke UK ya..nitip dong!! Tapi kok reef check ya” :DUK disini adalah Ujung Kulon, ujungnya pulau jawa sebelah barat, biasanya orang selalu ingat Badak kalo dengar Ujung Kulon :-)Trip kali ini diadakan oleh WWF Marine Buddies, judulnya kita akan melakukan pengecekan mengenai ekosistem bawah laut (terumbu karang dan mahluk-mahluk disekitarnya) atau nama kerennya Reef Check di Ujung Kulon. Jadi sejak awal harus melupakan untuk melihat Badak atau Banteng di UK.Berangkat Kamis malam mengharuskan sebagian dari kami yang kerja untuk ambil cuti sehari (hmm..harusnya 2 hari, senin harusnya istriahat). Perjalanan cukup sangat panjang (padahal baru minggu lalunya ‘menderita’ dalam perjalanan ke Pangandaran yang mana kurang lebih sama lamanya 😦 ) syukurlah masih sempat tidur setelah sampai di desa paniis alias tamanjaya untuk beberapa jam.

Sebenarnya seminggu sebelum trip ini adalah workshop sebagai persiapan untuk trip ini tapi saya tidak bisa ikut (karena ke pangandaran :D). Namanya reef check pasti harus ada yang di check, mulai dari jenis-jenis coral, invertebrata, ikan dan indicator lainnya. Saya yang membedakan ikan Mas dan ikan Nila aja susah pastinya bingung setengah mati 😀
Syukurlah trip ini memang untuk orang awam, artinya ga perlu tahu detil mengenai penyusun ekosistem bawah laut. Jadi trip ini untuk mereka yang mau belajar dan mau mulai peduli dengan ekosistem bawah laut

Tapi kondisi daerah disana cukup memprihatinkan, well sebenarnya lebih banyak daerah lain khususnya di luar jawa, terutama daerah timur yang lebih parah, tapi untuk daerah yang letaknya dekat dengan Jakarta sebagai pusat perputaran uang di negeri ini rasanya tragis melihat kondisi jalan dan fasilitas yang buruk padahal banyak tempat di daerah itu yang memiliki potensi wisata sangat besar, termasuk Ujung Kulon tentunya #cukup dehh curcolnya buat Bu Atut dan Pak Presiden 😀

Hari berikutnya kami menyebrang ke Pulau Peucang dan stay semalam disana. Tidak banyak yang bisa kami lakukan di Pulau ini karena acara cukup padat dan cape juga, yang paling saya ingat dari pulau ini adalah rusanya yang jinak banget, hanya dengan mengulurkan tangan trus rusanya datang menghampiri karena dikira mau dikasi makan. Pantai dan pasirnya pun bagus banget ditambah gerombolan ikan yang selalu menghiasi dermaganya, sayang kemarin tidak sempat main-main di pantainya.

Selama trip ini kami melakukan 4 kali dives, untuk simulasi maupun pengumpulan data di Pulau Badul 2 kali, di Panaitan 1 kali dan sekali fun dive di Karang Careuh. Paling terkesan dengan ladang coral di Panaitan dan juga ‘mini wall’ di Karang Careuh. Di Karang Careuh sempat ketemu Penyu Sisik, Spanish Dancer kecil, Nudibranch warna ungu-oranye yang lucu dan Moray Eel. Arus Surge “thanks for the review, Pris” cukup lumayan selama dives disana, terutama di Karang Careuh dengan arus 2 arahnya yang lucu kalo menurut saya, melihat ikan dan teman-teman (termasuk) saya yang seperti digeser ke kanan dan ke kiri atau ke depan dan ke belakang secara bersamaan dan seirama 😀

Selain melakukan pendataan di laut, malamnya diadakan review dan juga test untuk sertifikasi Reef Check (tuhh beneran padat kan acaranya :D). Sayang saya cuma lulus untuk Fish saja, Substrate dan Invertebrata belum lulus euyy.. Tapi lulus Fish saja saya sudah senang banget, soalnya from nothing beneran tadinya

Hari terakhir kami sempat tracking ke Tanjung Layar, ini benar-benar tidak boleh di-skip kalo ke Ujung Kulon. Menurut saya, Tanjung Layar adalah tempat yang paling indah selama di trip ke Ujung Kulon ini.
Tapi memang agak sulit kesana, pertama tidak ada penduduk yang tinggal disana (ada kompleks para penjaga mercusuar sih tapi jauh dan sepi), trus dermaga juga belum ada jadi harus pakai boat kecil lagi, mana arusnya cukup kuat juga

Minggu siang akhirnya kamipun pulang ke Jakarta, dari Peucang kami langsung merapat ke Desa Sumur tidak lewat Paniis lagi, perjalanan pulang ini cukup tragis ceritanya. Rencana sampai di Jakarta jam 10 malam molor semolor-molornya sampai pukul 2 pagi karena macet di tol Merak-Jakarta, arrgghh..jalur yang tidak kunjung habis proyek perbaikan jalannya sepanjang tahun ini memang menjadi salah satu faktor utama yang membuat orang malas kesana #curcol lagi dehh 😀

Well, pastinya trip ini sangat menyenangkan, dapat pengetahuan baru, pengalaman baru, dan yang paling penting dapat teman-teman baru yang luar biasa.

Jadi kapan lagi nihh jadwal Reef Check berikutnya?? 😀
Advertisements
This entry was posted in Traveling. Bookmark the permalink.

4 Responses to Reef Check UK (RCUK)

  1. Aliya Mu'afa says:

    untung….seru banget kayaknya reef check. jaka gue ya klo ada lagi.hehehe

    • untung09 says:

      Iya Le..seru lohh tapi cape juga 😀
      Acaranya rutin kok, semoga yang berikutnya bisa ikut juga (ga kelewat infonya :D) dan bisa ajak Ale juga 🙂

  2. Pemantau says:

    Berikutnya saya ikut Om Untung… 🙂

    • untung09 says:

      Hayukk.. coba add aja FB WWF Marine Buddies, yang jadi host kemaren mereka dan RC memang acara rutin kok, tempatnya bisa macam2.
      Kalo bisa ambil course diving dulu supaya lebih enak RC nya.. *radjoen terdeteksi 😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s