Trip ke Kepulauan Derawan

Kepulauan Derawan adalah gugusan pulau-pulau yang masuk ke dalam wilayah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Kepulauan ini termasuk kawasan terluar Indonesia dibagian utara yang berbatasan langsung dengan Malaysia

Untuk mencapai Derawan, ada 2 rute yang sering digunakan oleh pengunjung, bisa melalui bandar udara yang ada di Berau atau bisa juga melalui bandar udara yang ada di Tarakan yang tentunya dilanjutkan dengan kapal motor

Sudah sangat lama sebenarnya saya ingin ke tempat ini, melihat foto-foto ataupun cerita-cerita mengenai Derawan membuat saya semakin tidak bisa menahan diri yang akhirnya bak gayung bersambut karena mendapat kesempatan ke derawan bersama komunitas OOT (Odong-Odong Traveler), benar-benar trip yang spesial bukan hanya dari sisi sharing cost-nya yang sangat “memihak rakyat kecil” 😀 tapi juga suasana dan pengalaman yang begitu hangat dan menyenangkan bersama OOT

Pagi-pagi benar rombongan sudah bersiap di bandara Soekarno-Hatta, terlihat wajah-wajah sumrigah dari semua peserta trip yang sudah tidak sabar lagi akan merasakan dan melihat sendiri keindahan Kepulauan Derawan. Namun kami harus bersabar karena perjalanan masih cukup jauh, kami harus transit dulu di Balikapan sekitar 1 jam, kemudian dilanjutkan dengan penerbangan menuju Tarakan dan setelah itu kami harus melanjutkan dengan perjalanan laut

Di Tarakan, teman-teman yang berangkat duluan sudah siap menyambut kami di bandara dan langsung mengantarakan kami ke pelabuhan, tentunya sambil putar-putar kota Tarakan dan mampir di warung untuk membeli perlengkapan yang masih kurang, maklumlah dari antara semua peserta trip belum ada yang pernah ke Derawan kecuali mas malik dari @KakabanTrip yang memang sudah sangat familiar dan bahkan sudah punya rumah di Pulau Derawan. Berkat beliau juga lah, trip kami bisa berjalan dengan lancar, rapih dan tentunya sangat-sangat bersahabat bagi dompet 😀

Perjalanan dengan kapal cepat dari Tarakan ke Derawan cukup lama juga, lebih kurang 3 jam. Tapi trip bersama OOT memang tidak pernah membosankan, ada-ada saja permainan ataupun ulah teman-teman yang membuat suasana kapal heboh dan dipenuhi tawa walaupun akhirnya kami harus mengakui kalau perjalanan dari Jakarta dari pagi sampai menjelang sore itu cukup menguras tenaga dan membuat kami satu per satu mulai mengambil posisi yang enak untuk tidur sejenak

Voila..kami sampai di Derawan, satu per satu mulai terbangun dan senyum-senyum sendiri melihat laut yang bening dan daratan yang semakin mendekat, di sore yang diselimuti hangatnya sinar mentari keemasan itu akhirnya saya bisa menginjakkan kaki di Pulau Derawan yang sebelumnya hanya ada dalam angan-angan saja, walau lelah tapi hati sangat senang dan sudah tidak sabar untuk mendapatkan kejutan-kejutan yang ditawarkan oleh Kepulauan Derawan

Di hari kedua, petualangan pun dimulai…jadwal hari ini adalah mengunjungi dan snorkeling di sekitar Pulau Maratua, Kakaban dan Sangalaki. Di Pulau Maratau, kami mampir di Maratua Paradise Resort dan snorkeling disekitarnya

Ternyata sekitar resort itu dihuni oleh banyak jenis ikan-ikan dan di depannya dapat kami temukan juga terumbu karang yang berwarna-warni. Ikan lion fish yang di banyak tempat sulit ditemui, di sini sangat banyak yang menempel disekitar tiang-tiang

Puas dengan pesona Maratua, kami melanjutkan perjalanan ke Pulau Kakaban. Tidak sabar rasanya melihat dan berenang bersama ubur-ubur tak bersengat (stingless jellyfish) di danau Kakaban. Tapi ternyata bukan hanya danau ubur-uburnya saja yang menakjubkan, di sekeliling Pulau Kakakan dipenuhi coral yang sangat rapat dan indah, ikan-ikan pun banyak terdapat disini

Menuju lokasi danau ubur-ubur, kami harus merapat ke dermaga Pulau Kakaban dan harus berjalan lagi sekitar 500m kearah tengah pulau

Ada beberapa jenis ubur-ubur yang hidup di danau ini dan karena mereka sangat rentan maka semua yang berkunjung dan berenang harus memperhatikan beberapa peraturan yang berlaku, salah satu jenis ubur-ubur nya seperti berikut penampakannya

Kemudian kami melanjutkan dengan berkunjung ke Pulau Sangalaki yang terkenal sebagai salah satu pulau tempat pendaratan dan bertelur penyu, di sekitar Sangalaki juga sering dijumpai ikan Manta-Ray saat snorkeling. Rencananya kami akan snorkeling kalau ada Manta tapi ternyata tidak terlihat sehingga akhirnya kami hanya bermain dan melihat penangkaran penyu

Seharian berkeliling tentu saja lelah tapi rasanya sangat puas dan menyenangkan bisa menikmati indahnya alam di kepulauan derawan, hari jualah yang membatasi kami untuk explore lebih lanjut.

Keesokan harinya, beberapa dari kami yang memang memiliki license untuk diving ingin melihat lebih dekat dunia bawah laut Kepulauan Derawan yang tidak kalah terkenal dengan daratannya. Turun di dive spot “barracuda point” disekitar Pulau Kakaban benar-benar memuaskan kami, mulai dari schooling barracuda, visibility yang mantap, coral yang indah berwarna-warna, ikan besar-kecil dari hiu sampai scorpion fish dan creature lainnya yang berlimpah

Kepulauan Derawan memang sangat indah dan menakjubkan, bahkan lebih dari yang pernah saya bayangkan. Walaupun badan masih disana tapi saya sudah bergumam di dalam hati untuk datang lagi ke tempat ini, saya ingin explore lebih jauh lagi khususnya untuk dunia bawah lautnya

 

 

 

 

Advertisements
This entry was posted in Traveling and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s